Lima Aset Kripto Ini Masih Dalam Tren Bearish

Lima Aset Kripto Ini Masih Dalam Tren Bearish

Indodax menyebut ada lima aset kripto yang saat ini berada dalam tren bearish. Apa aset kripto ini?

Tim analis Indodax menyebutkan aset kripto pertama yang berada dalam tren bearish adalah 0x (ZRX). Sejak berada di zona bearish pada 20 Desember 2021, ZRX sejauh ini melemah hingga sekitar 75%. “Pelemahan yang terjadi pada bearish trend akan membaik jika candle mampu bergerak dari area resistance di Rp 3.100 – 3.700 sehingga akan mendorong kenaikan harga ZRX,” tulis tim analis Indodax dalam risetnya, baru-baru ini.

Kedua, tim analis Indodax menyebut aset kripto StreamCoin (STRM). Tren penurunan yang terjadi pada StreamCoin sejalan dengan salah satu indikator yang digunakan, seperti MACD yang mengindikasikan bahwa tren berada di area negatif. Pelemahan yang terjadi membuat tren menyentuh harga terendah StreamCoin sejak pertama kali diperdagangkan di Indodax.

“Pelemahan akan mencoba menguji level support yang ada di harga Rp 220. Sebaliknya jika harga mampu menembus harga Rp 245 akan memperbesar kemungkinan menuju ke area ​Rp 260-270,” tambah tim riset Indodax.

Aset kripto berikutnya yang berada dalam tren bearish adalah Everscale (EVER). Penurunan EVER semakin dalam setelah harga tidak mampu melewati garis WMA/75. Hal ini menandakan jika melihat pergerakan harga secara keseluruhan, terlihat jika sejak pertama kali listing di Indodax Everscale terus mengalami penurunan.

“Indikator RSI menunjukkan bahwa harga saat ini berada di area oversold yang wajar mengingat EVER mengalami koreksi yang cukup dalam,” kata tim analis Indodax.

Sementara itu, aset kripto keempat yang saat ini berada dalam tren bearish adalah Bitcoin Cash (BCH). Tim analis Indodax menyebutkan , time frame 1 hari menunjukkan bahwa BCH berada di zona bearish sejak 2 Desember 2022. Jika melihat indikator Bollinger Bands , pergerakan harga akan semakin terbatas dengan range pergerakan di area tersebut. sebesar Rp 1,46 – 2,1 juta, tembusnya salah satu level tersebut akan mengkonfirmasi arah pergerakan trend selanjutnya.

Terakhir, tim analis Indodax menyebut aset kripto Loopring (LRC) dalam kondisi bearish tren . Setelah mampu menembus EMA/200, harga melemah yang sejalan dengan RSI yang menandakan bahwa harga sudah berada di overbought daerah. “Harga akan menunjukkan perubahan positif jika mampu menembus area Rp 4.320 – 5.500 yang akan memperbesar kemungkinan Loopring menembus level Rp 7.500,” pungkas tim analis Indodax.