20+ Cara Mempercepat Memuat WordPress

20+ Cara Mempercepat Memuat WordPress

Mau tahu cara mempercepat loading WordPress karena takut website lambat?

Kamu tidak sendiri, sungguh. Website lambat masih menjadi momok. Buktinya, 80% pengunjung tidak akan pernah kembali ke website yang lambat. Bayangkan saja jika hal ini terjadi pada website Anda, terutama yang digunakan untuk bisnis.

Nah, jika ingin mengetahui salah satu cara meningkatkan traffic website , pelajari cara mempercepat website WordPress pada artikel berikut. Ayo, lihat!

20+ Cara Mempercepat Loading WordPress Paling Ampuh !

Website lambat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari kinerja server web hosting yang tidak optimal, kesalahan konfigurasi, hingga plugin yang terlalu banyak , dan lain sebagainya.

Nah, untuk mengatasinya, berikut 22 cara mempercepat loading WordPress yang bisa Anda terapkan:

1. Pilih Layanan Hosting yang Tepat

Berikut cara mempercepat loading WordPress utama. Pasalnya , kualitas hosting yang baik akan menentukan performa website.

Terutama, Anda dapat memperhatikan teknologi server yang digunakan, fitur tambahan yang dimilikinya, dan sumber daya yang ditawarkan.

Misalnya, Anda bisa memilih layanan hosting yang menggunakan server LiteSpeed ​​karena merupakan server tercepat di dunia. Server juga memiliki sistem cache yang baik yang mendukung kecepatan WordPress .

Selain itu, karena setiap website memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, maka hosting yang Anda gunakan harus memenuhi kebutuhan tersebut.

Tidak hanya menyediakan berbagai pilihan paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda, layanan hosting seharusnya memudahkan Anda untuk melakukan upgrade jika diperlukan.

Mengapa ini penting? Jika banyak pengunjung yang mengantri untuk masuk ke website Anda, maka akan membuat website semakin sulit diakses. Jika dibiarkan tanpa peningkatan, situs web bisa menjadi lebih lambat dan bahkan tidak dapat diakses.

2. Lakukan Pengoptimalan Gambar

Melengkapi website dengan berbagai gambar pendukung akan membuatnya terlihat lebih menarik. Sayangnya, menggunakan terlalu banyak gambar berukuran besar akan memengaruhi kecepatan WordPress Anda.

Nah, cara mempercepat loading WordPress selanjutnya adalah dengan mengoptimalkan gambar yang ada di website.

Ada dua cara yang bisa Anda gunakan. Yang pertama , menggunakan WordPress plugin seperti WP- Smush , yang otomatis. Yang kedua menggunakan alat seperti TinyPNG , Photoshop, dan PhotoScape yang memerlukan upaya manual.

Jadi, sebelum mengoptimalkan, Anda dapat memeriksa gambar mana yang perlu dikompresi. Gunakan alat GTMetrix yang akan memberi tahu Anda gambar mana yang memengaruhi kecepatan WordPress Anda

Idealnya, setiap gambar yang diunggah tidak boleh melebihi 100 KB.

3. Gunakan Video Tersemat

Penambahan video pada website seringkali dibutuhkan untuk mendukung informasi yang disampaikan. Sayangnya, file video memiliki ukuran yang besar.

Akibatnya pengunjung harus menunggu proses loading video saat mengakses halaman website. Jika lebih banyak video digunakan di situs web, itu akan memengaruhi kecepatan pemuatan situs web Anda secara umum.

Nah, agar Anda bisa menggunakan video di website tanpa membebani database, gunakanlah metode embed. Embed adalah proses menautkan tautan pada platform ke situs web.

Contohnya seperti menyematkan link Youtube di bawah ini.

Untuk cara embed, anda hanya perlu mengcopy url video yang ingin ditampilkan (misal video di youtube), lalu paste di bagian website yang anda inginkan.

Dengan penyematan, video akan ditampilkan langsung dari server video asli, tanpa Anda mengunggahnya ke server Anda sendiri. Embed ini merupakan cara mempercepat website WordPress yang bisa Anda terapkan.

4. Aktifkan Fitur Proteksi Hotlink

Orang lain juga dapat menggunakan URL situs web Anda di situs web mereka untuk menampilkan konten. Ini bisa menjadi alasan situs web WordPress Anda lambat.

Pasalnya, file website seperti gambar, audio, dan video yang digunakan akan memanfaatkan bandwidth yang Anda miliki. Istilah ini disebut hotlinking .

Hotlinking akan menambah beban server karena bandwidth keluar cukup tinggi. Ini akan membuat pemuatan situs web menjadi lambat.

Nah, untuk menghindari hotlinking , Anda bisa mengaktifkan fitur Hotlink Protection melalui cPanel .

Selain cara di atas, Anda juga bisa menggunakan WordPress plugin seperti All-in-One WP Security & Firewall yang memiliki menu untuk mengaktifkan proteksi hotlink.

Dengan proteksi hotlink ini, kecepatan website Anda akan lebih stabil karena tidak ada penggunaan bandwidth yang berlebihan.

Mencegah pencurian bandwidth melalui penggunaan aset website yang sembarangan merupakan cara mempercepat website WordPress yang patut dicoba.

5. Hapus Plugin yang Tidak Digunakan

WordPress plugin memang penting untuk mendukung fungsi website. Namun, jika Anda tidak menggunakan plugin yang terpasang , itu sebenarnya bisa menjadi masalah. Ini karena plugin akan menghabiskan lebih banyak sumber daya dan menyebabkan situs web Anda memuat dengan lambat.

Oleh karena itu, menghapus plugin yang tidak terpakai merupakan cara efektif untuk mempercepat website WordPress . Jadi apa yang harus dilakukan?

Langkah pertama, kamu bisa cek dulu plugin mana yang ingin kamu hapus dan mana yang harus kamu pertahankan. Setelah itu, ambil langkah-langkah untuk menghapus plugin yang tidak perlu .

Cara uninstall plugin yaitu anda masuk ke menu Plugins dari dashboard WordPress , pilih plugin yang ingin anda hapus, lalu pilih Delete .

6. Pilih Tema Ringan

Tidak bisa dipungkiri, template WordPress gratis adalah cara jitu untuk membuat tampilan website menjadi menarik. Namun, beberapa tema justru memiliki ukuran yang besar. Sehingga jika digunakan akan membuat loading website menjadi lambat.

Nah, cara mempercepat loading WordPress dengan memilih tema yang ringan adalah solusinya. Idealnya, tema ringan harus berukuran 500KB-1MB.

Jadi, saat memilih tema yang ringan, usahakan agar tema tersebut responsif di perangkat seluler, agar tampilan website Anda sesuai dengan layar perangkat seluler.

Jika Anda bingung memilih tema yang pas namun ringan dan aman, kami telah menyiapkan rekomendasi 10+ Tema WordPress Gratis SEO Friendly Terbaik 2022 .

7. Aktifkan Caching WordPress

Mengaktifkan caching WordPress adalah cara mudah untuk mempercepat pemuatan WordPress . Langkah ini akan lebih efektif jika layanan hosting Anda mendukung manajemen caching yang baik.

Cache adalah media penyimpanan sementara untuk data atau halaman HTML dan konten website, yang berfungsi untuk mengurangi penggunaan sumber daya. Saat penggunaan resource berkurang, loading website Anda bisa menjadi lebih stabil.

Kabar baiknya , Anda bisa mengaktifkan caching WordPress dengan bantuan beberapa plugin untuk mempercepat loading WordPress . Seperti WP Super Cache, W3 Total Cache, WP Super, LiteSpeed , dan Autoptimize .

Yang perlu Anda lakukan adalah menginstal plugin , dan mengaktifkan pengaturan cache yang sudah tersedia.

8. Perbarui WordPress Secara Teratur

Salah satu penyebab website WordPress lambat loading adalah tidak update versi WordPress . Faktanya, setiap update WordPress akan memberikan peningkatan performa.

Misalnya, jika ditemukan bug, atau lubang keamanan dari malware atau ancaman virus, Anda harus mengambil risiko jika masih menggunakan versi lama. Belum lagi jika ada fitur baru yang bisa mempercepat WordPress , Anda juga tidak akan bisa menikmatinya.

Nah, cara update WordPress bisa dilakukan langsung melalui dashboard WordPress di bagian Updates Tidak bisa .

Bahkan beberapa layanan hosting sederhana seperti WordPress Niagahoster sudah memiliki fitur Auto update yang dapat diaktifkan dengan mudah melalui Member Area. Dengan pembaruan otomatis, Anda tidak akan melewatkan versi baru WordPress .

9. Lakukan Optimasi Database

Seiring berkembangnya website WordPress Anda , data yang tersimpan akan semakin banyak sehingga database menjadi semakin besar.

Sayangnya, di antara data tersebut, banyak data sampah yang juga tersimpan. Misalnya tag yang tidak terpakai, sisa revisi, bahkan komentar spam dari pengunjung website.

Tentunya sampah yang menumpuk dan tidak dibuang juga akan membebani database. Pada akhirnya, itu akan membuat loading WordPress Anda menjadi lebih lambat.

Nah, solusi membuat database relief adalah optimasi database. Ada tiga cara untuk melakukan ini.

Yang pertama, menggunakan plugin seperti WP-Optimize dan WP-Sweep . Kedua, membersihkan tabel database secara manual. Dan cara mempercepat loading WordPress tanpa plugin yang ketiga adalah dengan fitur Weekly Automatic Database Optimization pada layanan hosting.

Nah, Anda dapat memilih cara yang Anda inginkan.

10. Kueri Basis Data Lebih Rendah

Semakin banyak permintaan database WordPress ke server, semakin besar beban kerja server. Ini akan membuat situs web Anda lambat. Karena itulah Anda perlu mengurangi penggunaan tabel database dengan query yang tinggi, agar performa website menjadi lebih baik.

Untuk itu, Anda bisa langsung mengecek database website, dan menentukan tabel mana yang harus dihapus karena memberatkan server.

Jadi, jika Anda bingung tabel database mana yang memberatkan server, Anda bisa menggunakan plugin Query Monitor . Alat ini akan memudahkan Anda untuk memeriksa kueri basis data.

11. Nonaktifkan Fungsi Trackback dan Pingback

Pada dasarnya, Tracback dan Pingback merupakan fitur bawaan WordPress yang dapat membuat website terindeks oleh mesin pencari lebih cepat. Sayangnya, fitur ini sering digunakan para spammer untuk mendapatkan backlink otomatis .

Jika itu terjadi, maka lama kelamaan backlink tersebut akan menjadi spam yang menumpuk di database WordPress Anda. Pada akhirnya akan membuat loading website menjadi lambat.

Untuk itu, Anda memerlukan cara mempercepat loading WordPress dengan menonaktifkan Trackback dan Pingback fungsi . Jadi, Anda akan menonaktifkan kedua fitur tersebut.

Ada dua cara untuk menonaktifkan Trackback dan Pingback. Pertama, gunakan plugin untuk mempercepat loading WordPress Nonaktifkan Pingback XML-RPC.

Kedua, Anda dapat menonaktifkannya langsung di dasbor WordPress dengan cara berikut:

  • Buka Dasbor WordPress Anda;
  • Klik Pengaturan;
  • Pilih opsi Diskusi;
  • Anda akan melihat beberapa opsi dengan kotak centang di sebelah kanan. Jadi, harap hapus centang opsi izinkan tautan pemberitahuan.

Anda dapat memilih salah satu dari dua metode tersebut, mana yang lebih mudah bagi Anda.

12. Kurangi Pengalihan

Terkadang, Anda membutuhkan redirect untuk mengarahkan pengunjung dari halaman A ke halaman B di sebuah website. Umumnya karena informasi di halaman A sudah kadaluarsa.

Meskipun bermanfaat, redirect justru akan membuat pengunjung semakin lama masuk ke website Anda. Hal ini dikarenakan proses menampilkan data dari server ke browser pengunjung lebih lama.

Jadi, pastikan Anda meminimalkan pengalihan ini. Jika pengalihan dikurangi, beban data dari server akan lebih singkat. Jadi, pengunjung tidak akan menghabiskan waktu lama untuk masuk ke website Anda.

Karena itulah cara mempercepat loading website WordPress ini harus Anda terapkan tanpa plugin .

13. Aktifkan Kompresi Gzip

Cara lain untuk mempercepat loading WordPress adalah dengan menggunakan kompresi gzip . Kompresi gzip berguna untuk memperkecil ukuran file pada website Anda, seperti CSS, HTML, JavaScript, XML dan lain-lain.

Dengan mengaktifkan fitur kompresi ini, resource server yang digunakan oleh website otomatis berkurang. Ini karena file besar dapat dikompresi menjadi ukuran yang lebih kecil.

Untuk mengaktifkan kompresi Gzip , Anda harus membuka pengelola file di cPanel . Kemudian buka file . file htaccess . Jika . htaccess tidak muncul, ikuti panduan ini tentang Cara Menampilkan File Tersembunyi di File Manager cPanel .

Sekali di dalam. htaccess , tambahkan kode di bawah ini:

< JikaModul mod_filter.c >                    < JikaModul mod_deflate.c >                        AddOutputFilterByType DEFLATE “aplikasi/ atom+xml ” \                    “aplikasi/ javascript ” \                    “aplikasi/ json ” \                    “aplikasi/ ld+json ” \                    “aplikasi/ manifestasi+json ” \                    “aplikasi/ rdf+xml ” \                    “aplikasi/ rss+xml ” \                    “aplikasi/ skema+json ” \                    “aplikasi/ vnd.geo+json ” \                    “application/vnd.ms- fontobject ” \                    “application/x-font- ttf ” \                    “aplikasi/x- javascript ” \                    “application/x-web-app- manifes+json ” \                    “aplikasi/ xhtml+xml ” \                    “aplikasi/xml” \                    “font/ eot ” \                    “font/ tipe terbuka ” \                    “gambar/bmp” \                    “gambar/ svg+xml ” \                    “gambar/ vnd.microsoft.icon ” \                    “gambar/ikon-x” \                    “teks/cache-manifes” \                    “teks/ css ” \                    “teks/html” \                    “teks/ javascript ” \                    “teks/biasa” \                    “teks/ vcard ” \                    “teks/ vnd.rim.location.xloc ” \                    “teks/ vtt ” \                    “teks/komponen-x” \                    “teks/x-lintas-domain-kebijakan” \                    ” teks/xml ”                    </ JikaModul ></ JikaModul >

Jika sudah ditambahkan, jangan lupa klik Save agar kode bisa dieksekusi.

14. Aktifkan HTTP Keep-Alive

HTTP Keep-Alive adalah metode mempercepat loading WordPress tanpa plugin . Cara ini dimaksudkan agar permintaan file ke server tidak berulang saat website Anda diakses.

Nah, Anda dapat mengaktifkan HTTP Keep-Alive dengan menambahkan kode di bawah ini ke file . file htaccess

< JikaModul mod_headers.c >Header mengatur Koneksi tetap hidup</ JikaModul >

Setelah selesai mengedit, jangan lupa klik Save agar kode bisa dieksekusi.

15. Lakukan Leverage Browser Caching

Leverage browser caching adalah upaya untuk meningkatkan penyimpanan sementara (cache) di browser pengunjung agar halaman website WordPress Anda dapat diakses dengan lebih cepat.

Untuk memanfaatkan caching browser, buka file . file htaccess . Kemudian, masukkan kode di bawah ini ke dalamnya.

## CACHING BERAKHIR ##< JikaModul mod_expires.c >KedaluwarsaAktif AktifExpiresByType image/jpg “akses 1 tahun”ExpiresByType /jpeg “akses 1 tahun”ExpiresByType /gif “akses 1 tahun”ExpiresByType / png “akses 1 tahun”ExpiresByType teks/ css “akses 1 bulan”ExpiresByType / pdf “akses 1 bulan”ExpiresByType text/x– javascript “akses 1 bulan”ExpiresByType /x–shockwave–flash “akses 1 bulan”ExpiresByType /x–ikon “akses 1 tahun”ExpiresDefault “akses 1 bulan”</ JikaModul >## CACHING BERAKHIR ##

Seperti yang Anda lihat, di sebelah setiap jenis file adalah “akses 1 tahun/bulan”. Nah, kamu bisa mengganti “1” dengan durasi yang kamu inginkan.

Selain cara manual di atas, Anda bisa memanfaatkan caching browser melalui plugin . Silahkan install Leverage Browser Caching di WordPress Anda , kemudian segera jalankan plugin tersebut .

16. Perkecil CSS, JavaScript, dan HTML

Untuk memperkecil file website seperti CSS, JavaScript, dan HTML, Anda bisa melakukan teknik minify. Minify adalah proses menghilangkan karakter yang tidak perlu seperti spasi, tab, dan masukkan dalam kode CSS, JavaScript, dan HTML.

Jadi, nantinya resource website akan semakin kecil sehingga kecepatan website Anda semakin meningkat.

Jadi, mengecilkan file CSS, Javascript , dan HTML pada sebuah website tidaklah rumit, lho. Sebab, Anda bisa melakukannya secara otomatis dengan bantuan plugin .

Plugin yang mempercepat loading WordPress yang terbukti ampuh untuk mengecilkan website WordPress adalah LiteSpeed ​​Cache . Setelah plugin diinstal, Anda cukup mengaktifkan minify melalui pengaturannya.

17. Gunakan CDN (Jaringan Pengiriman Konten)

Menggunakan CDN untuk mempercepat loading website WordPress adalah keputusan yang tepat. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa menggunakan CDN dapat meningkatkan kecepatan website hingga 362 % !

Apa itu CDN? CDN atau Content Delivery Network adalah jaringan server yang tersebar di seluruh dunia, yang fungsinya untuk mengirimkan berbagai konten di website ke browser pengunjung dari server terdekat.

Misalnya server website Anda berada di Inggris, dan ada pengunjung dari Indonesia yang mengakses website Anda. Kemudian konten yang diakses pengunjung Anda berasal langsung dari server Indonesia. Jadi, CDN ini akan membuat distribusi data menjadi lebih cepat, karena mendukung server jaringan dari lokasi manapun.

Menggunakan CDN merupakan langkah yang tepat sebagai cara mempercepat loading website WordPress tanpa plugin .

18. Batasi Jumlah Tampilan Konten di Halaman Website

Semakin banyak konten yang ditampilkan pada suatu halaman, semakin lama halaman tersebut dimuat. Oleh karena itu, cara mempercepat loading website WordPress dengan membatasi tampilan konten menjadi solusi yang tepat.

Untuk melakukannya, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka dasbor WordPress Anda;
  • Buka menu Pengaturan > Membaca di sidebar WordPress ;
  • Pada kolom teks di sebelah kanan halaman Blog tampilkan paling banyak , pilih jumlah postingan yang ingin ditampilkan.
  • Jika sudah, klik tombol Simpan Perubahan di bagian bawah halaman.

Sebanyak 5 sampai 7 postingan sudah cukup untuk membuat website Anda tidak lemot lagi.

19. Lakukan Batasi Revisi Setiap Postingan

Untuk menghasilkan konten terbaik, perlu dilakukan edit atau revisi, bahkan beberapa kali. Sayangnya, sisa-sisa revisi itu masih tersimpan di database.

Dengan menumpuk sampah revisi, tentunya akan menambah beban database yang akan mengakibatkan kinerja kecepatan website menjadi lebih lambat. Jadi sebaiknya Anda membatasi revisi pada setiap postingan.

Nyatanya, membatasi revisi tidak secara langsung mempercepat loading website Anda. Namun, dengan lebih sedikit revisi, lebih sedikit revisi yang tersisa di database, sehingga database Anda akan lebih ringan.

Untuk membatasi revisi, caranya sangat mudah! Anda hanya perlu menambahkan baris kode ini di file wp-config.php

tentukan( ‘WP_POST_REVISIONS’, 4);

Angka 4 diatas bisa anda ganti dengan angka berapa saja , yang terpenting jangan lebih dari 15 agar database anda tetap luas.

20. Letakkan JavaScript di Footer

Apakah website Anda menggunakan JavaScript agar tampilan website lebih tertata? Jika demikian, lebih baik Anda meletakkan skrip JavaScript di bawah / footer.

Sebab, JavaScript pada dasarnya akan dimuat di browser pengunjung. Jadi, akan cukup memberatkan jika diletakkan di awal atau di badan halaman.

Jika Anda meletakkan JavaScript di footer, Anda akan memberi kesempatan pada data server untuk memuat terlebih dahulu. Hanya dengan begitu JavaScript akan dimuat. Hal ini akan membuat pengguna merasa lebih cepat saat mengakses website Anda.

Karena itulah Anda perlu menerapkan cara mempercepat loading website WordPress dengan meletakkan JavaScript di bagian footer.

21. Hapus String Kueri dari Sumber Statis

Cara mempercepat loading WordPress ini mungkin terdengar teknis, bukan? Tenang saja, sebenarnya cara ini mudah dilakukan lho. Intinya, Anda perlu menghapus sumber daya kueri statis seperti style-sheet dan Javascript untuk meningkatkan kecepatan situs web Anda.

Untuk melakukannya, cukup instal plugin Remove Query String from Static Resources , kemudian aktifkan fitur plugin . Kemudian, plugin akan bekerja secara otomatis untuk menghapus sumber kueri statis.

22. Aktifkan Google AMP (Accelerated Mobile Page)

Mengaktifkan Google AMP merupakan cara mempercepat loading WordPress dengan target audiens pengguna mobile. Mengapa? Karena sebagian besar audiens mengakses internet melalui smartphone mereka .

Nah, Google AMP sendiri merupakan fitur Google yang keunggulan utamanya adalah memastikan konten di website Anda lebih cepat diakses di perangkat seluler. Fungsinya untuk membatasi resolusi gambar, mengubah format gambar agar sesuai dengan tampilan perangkat seluler, dan mengurangi kualitas gambar.

Jadi, jika website Anda sudah AMP ready , maka audiens Anda yang mobile user tidak akan terkendala dengan loading akses website yang lama. Sebab, semua format website untuk mobile sudah disesuaikan.

Selain membuat loading lebih cepat, kuota internet pengunjung juga lebih hemat. Jadi, untuk memahami lebih lanjut tentang pengoptimalan fitur ini, lihat juga panduan AMP kami .

Nah itulah 20+ cara mempercepat loading website WordPress yang paling ampuh untuk cara membuat website gratis . Cukup lengkap bukan?

Jika ingin mendapatkan informasi yang tidak kalah lengkapnya untuk dibaca setiap saat, kami juga telah menyediakan ebook gratis

Siap Membuat Situs Web Anda Memuat Lebih Cepat?

Setelah mengikuti cara install WordPress , sekarang kamu juga sudah tahu kan cara mempercepat WordPress ?

Anda telah mempelajari cara memilih layanan hosting yang tepat, mengoptimalkan gambar, mengaktifkan kompresi gzip , menghapus string kueri, dan mengaktifkan Google AMP. Semuanya bisa dilakukan sesuai dengan cara yang paling Anda butuhkan, agar performa SEO WordPress semakin stabil.

Nah, karena menggunakan hosting yang handal adalah cara utama mempercepat loading WordPress , pastikan Anda tidak salah pilih. WordPress Sederhana Layanan Niagahoster bisa menjadi pilihan Anda.

WordPress sederhana memiliki beragam paket dengan sumber daya khusus hingga 50GB, sesuai dengan kebutuhan situs web Anda. Baik untuk kebutuhan blog, company profile , maupun toko online. Hal ini akan memudahkan website Anda agar tidak kekurangan resource yang menyebabkan website lambat.

Selain itu, ada banyak fitur kecepatan yang bisa didapatkan. Misalnya, Akselerator WordPress membantu Anda mendapatkan kecepatan yang lebih baik. Hanya dengan sekali klik, kecepatan website dapat ditingkatkan sehingga dapat memenuhi persyaratan website yang baik menurut Core Web Vital . 

Ada juga Cache Objek Memcached feature , yang dapat menyimpan hasil query database dalam bentuk cache. Sederhananya, pengunjung tidak perlu memuat ulang ketika mereka kembali ke situs web Anda.

Terakhir, fitur Weekly Automatic Database Optimization yang secara otomatis dapat mengoptimalkan database website mingguan sehingga website Anda dapat diakses dengan lebih cepat.

Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mempercepat loading WordPress Anda dengan tips di atas? Ingin langsung memulai dengan layanan hosting Simple WordPress yang menjanjikan kualitas bagus?