5 Cara Menjadi Freelancer Online untuk Mendapatkan Uang Tambahan

5 Cara Menjadi Freelancer Online untuk Mendapatkan Uang Tambahan

Saat ini, menjadi freelancer cukup populer karena lebih fleksibel: bisa bekerja kapan saja dan di mana saja. Menurut survei, jumlah pekerja lepas di Indonesia meningkat 26 persen . Dan, 97% pekerja lepas merasa lebih bahagia daripada pekerja kantoran.

Apakah Anda tertarik untuk segera terjun ke dunia freelancing? Namun, masih bingung bagaimana cara mendapatkan uang dari freelancer? Tenang, kami punya tips menjadi freelancer pemula yang bisa diterapkan dengan mudah. Yuk simak penjelasannya!

1. Tentukan niche sesuai keahlian Anda

Keterampilan apa yang Anda miliki saat ini? Menulis konten? Atau membuat situs web? Apa pun itu, jadikan itu ceruk pasar Anda. Apa itu ceruk?

Ceruk adalah topik atau segmentasi tertentu sebagai keterampilan yang paling Anda kuasai.

Sebenarnya, tanpa menentukan niche, Anda tetap bisa menjadi seorang freelancer. Namun, dengan membatasinya pada segmen tertentu, akan lebih mudah membangun personal branding sebagai seorang expert.

Saat sudah ahli, tarif jasa freelance Anda bisa lebih tinggi lho. Padahal, tawaran pekerjaan dari klien tentu akan lebih banyak. Inilah cara menjadi freelancer online paling penting.

2. Jelaskan Keterampilan yang Anda Tawarkan

Tentukan ceruknya, sudah. Apa lagi cara menjadi freelancer pemula? Buat detail apa pun yang Anda tawarkan.

Misalnya, Anda memilih niche tulisan dan menjadi content writer. Anda dapat menjelaskan jenis tulisan yang dapat Anda lakukan. Apakah itu artikel blog, ebook , atau skrip YouTube? Lalu, topik apa yang Anda kuasai? Teknologi, bisnis atau lainnya. Jika Anda menguasai teknik SEO, cantumkan juga sebagai salah satu kekuatan Anda.

Dengan semua detail ini, klien potensial akan mudah mengetahui keterampilan apa yang Anda tawarkan.

3. Tentukan Target Pasar

Ibarat pergi mancing, kamu harus tahu dulu ikan apa yang ingin kamu tangkap. Begitu pun di dunia freelancing!

Menentukan target pasar adalah salah satu cara mendapatkan uang dari freelancer yang tidak boleh Anda lewatkan.

Katakanlah Anda menawarkan jasa desain grafis. Tebak siapa yang membutuhkan keahlian Anda. Pemilik situs web? perusahaan iklan ? Atau pengembang situs web dan aplikasi?

Jadi, jika Anda sudah mengetahui siapa calon pelanggan Anda, maka akan lebih mudah untuk menentukan jenis desain apa yang harus dikuasai. Tidak hanya itu, promosi yang Anda lakukan pun bisa lebih jelas dan tepat sasaran.

4. Tentukan Tarif yang Tepat untuk Keahlian Anda

Berapa harga wajar jasa pembuatan website?

Itu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak freelancer pemula. Jika Anda menetapkan harga tinggi, akan sulit untuk mendapatkan klien. Sebaliknya, jika terlalu rendah, Anda bahkan tidak akan bisa mendapat untung.

Agar tidak bingung, ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan:

  • Proyek dikerjakan

Jenis proyek freelance yang dikerjakan juga menentukan harga. Pelajari dulu ya, apakah pekerjaan itu mudah atau sulit.

Jangan lupa untuk membedakan antara klien pribadi dan perusahaan. Pasalnya , anggaran yang mereka miliki tentu saja berbeda. Apalagi jika kliennya berasal dari luar negeri.

  • Pembayaran digunakan

Umumnya, pekerjaan freelance mengenal pembayaran per proyek dan per jam. Jadi, di Indonesia yang sering digunakan adalah per proyek. Jadi, pembayaran dilakukan setelah pekerjaan selesai, terlepas dari berapa lama waktu yang dibutuhkan.

Meski begitu, jika pekerjaan itu berlangsung lama, tidak ada salahnya meminta bayaran setiap bulan. Selain lebih nyaman untuk Anda, lebih mudah menentukan harga jasanya bukan?

  • Tarif freelancer standar di ceruk pasar Anda

Berapa biaya yang dikenakan oleh freelancer lain? Jadi, alih-alih berasumsi, lakukan riset tentang harga layanan untuk ceruk pasar. Anda bisa melihatnya di beberapa platform freelance atau bertanya kepada sesama freelancer.

  • Berapa anggaran yang dimiliki klien

Anda dapat menetapkan tarif tetap. Namun, menyesuaikan dengan budget klien juga bisa menjadi strategi. Apalagi bagi Anda yang masih pemula. Kuncinya adalah pandai-pandai bernegosiasi agar tarif yang diberikan layak.

5. Buat Portofolio yang Menarik

Bagaimana klien tahu bahwa Anda adalah orang yang mereka butuhkan? Jawabannya, melalui portofolio.

Anda dapat menampilkan semua karya terbaik dalam portofolio. Misalnya desain yang sudah Anda buat atau contoh konten di berbagai website.

Nah, untuk menampilkan portofolio yang menarik dan mudah diakses, Anda bisa menggunakan website. Apalagi, membuat website portofolio kini jauh lebih mudah.

Ada banyak manfaat membuat situs web. Pertama, portofolio Anda bisa tampil di halaman pertama Google. Jadi, lebih mudah untuk menemukan banyak orang. Kedua, klien bisa langsung terhubung dengan Anda melalui fitur chat WhatsApp yang ada di website.