7+ Strategi Bisnis Agar Anda Semakin Sukses di Tahun 2023

7+ Strategi Bisnis Agar Anda Semakin Sukses di Tahun 2023

Merancang strategi bisnis adalah tanggung jawab pengusaha dan perusahaan. Sebab, tanpa strategi yang tepat, bisnis Anda akan sulit bertahan di tengah gencarnya persaingan pasar.

Tapi, apa itu strategi bisnis? Dan bagaimana Anda membuat strategi bisnis yang tepat untuk bisnis Anda?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan pengertian strategi bisnis, lengkap dengan manfaat, jenis dan contohnya. Mari kita mulai!

Apa itu Strategi Bisnis?

Strategi bisnis adalah upaya yang dilakukan agar bisnis mampu mencapai tujuannya. Tujuan yang dituju tentu beragam, misalnya seperti meningkatkan jumlah penjualan, penetrasi pasar, dan lain sebagainya.

Idealnya, sebuah strategi bisnis mampu menjawab berbagai pertanyaan terkait kesuksesan sebuah bisnis. Mulai dari mengetahui target pasar yang dituju , bagaimana menghadapi persaingan dengan kompetitor, hingga bagaimana mengukur keberhasilan bisnis yang dijalankan.

Menentukan strategi bisnis yang tepat sangatlah penting. Baik untuk bisnis baru maupun bisnis yang sudah mapan.

7+ Strategi Bisnis Online yang Perlu Anda Ketahui

Pada bagian ini, Anda akan mempelajari enam strategi bisnis online berikut:

  1. Pastikan desain website Anda menarik
  2. Daftarkan Bisnis Anda dengan Google Bisnisku
  3. Gunakan Pemasaran Konten
  4. Terapkan SEO di situs web Anda
  5. Promosikan Bisnis Anda di Media Sosial
  6. Manfaatkan Pemasaran Email
  7. Buat Program Afiliasi
  8. Adakan Lucky Draw atau Giveaway

Padahal masih banyak lagi pendekatan bisnis online yang bisa Anda temukan, namun enam cara ini tidak bisa dikesampingkan. Jika Anda bisa menjalankan semuanya, dijamin bisnis Anda akan lebih menarik perhatian calon konsumen di dunia maya. Mari kita periksa satu per satu!

1. Pastikan desain website Anda menarik

Desain situs web mungkin bukan topik yang terdengar dekat dengan strategi bisnis online. Namun, tampilan website menjadi ujung tombak dalam membangun kredibilitas bisnis di dunia internet. Apa alasannya?

48 persen orang menganggap tampilan website sebagai faktor kredibilitas. Jika situs web tidak terlihat menarik, kemungkinan calon pelanggan akan pergi tanpa berpikir dua kali. Sebagai catatan, Anda hanya memiliki waktu 0,05 detik untuk memberikan kesan yang baik kepada pengunjung website.

Coworking Ini Mendatangkan Pelanggan Setia Melalui Website

LIHAT BAGAIMANA

Namun, mempercantik website perusahaan Anda tanpa mempertimbangkan kemudahan penggunaan juga kurang tepat. Pasalnya , pengunjung bisa frustasi karena menu navigasi website tidak mudah dipahami.

Selain itu, Anda juga harus menjaga agar desain halaman situs tidak memperlambat pemuatannya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Google, pengunjung akan meninggalkan website Anda jika halaman yang diakses tidak terisi penuh dalam waktu tiga detik.

Oleh karena itu, situs Anda harus terlihat enak dipandang tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan dan kecepatan pemuatannya. Dengan strategi ini, pengunjung website akan lebih betah berada di website Anda.

2. Daftarkan bisnis Anda dengan Google Bisnisku

Apakah Anda ingat Halaman Kuning? Sebelum mesin pencari online populer, keberadaan buku ini sangat membantu para pemilik usaha. Dengannya, konsumen dapat mencari nomor telepon untuk bisnis dan utilitas publik — persis seperti fungsi Google saat ini.

Sebenarnya Google juga memiliki fitur serupa bernama Google My Business atau Bisnisku. Fasilitas ini menampilkan informasi lengkap tentang suatu bisnis setiap kali seseorang menggunakan nama bisnis tersebut sebagai kata kunci pencarian.

Menariknya, tidak hanya nomor telepon, email, dan alamat perusahaan yang ditampilkan, tetapi juga jam operasional hingga ulasan pelanggan.

Selain itu, Google Bisnisku menyediakan tempat bagi pemilik bisnis dan calon pelanggan untuk berkomunikasi. Selain itu, calon pelanggan yang menggunakan Google Maps dapat dengan mudah menemukan lokasi bisnis Anda karena sudah terdaftar.

3. Gunakan Pemasaran Konten

Dalam bisnis online, desain website memang menjadi faktor yang menarik perhatian calon pembeli. Namun, dibutuhkan hal lain untuk membuat mereka mengenal perusahaan Anda terlebih dahulu dan tidak terburu-buru keluar dari situs.

Nah, content marketing lah yang memiliki peran itu. Ini juga salah satu alasan mengapa beberapa pakar pemasaran online memiliki ungkapan “konten adalah raja”.

Dalam content marketing, konten yang dimaksud meliputi berbagai media, antara lain tulisan, audio, dan video. Selain itu, apa yang dilakukan pemasaran konten tidak hanya membuat konten untuk halaman di situs web Anda, tetapi juga blog, buletin email, dan posting media sosial.

Ada beberapa tujuan yang bisa dicapai dengan menerapkan strategi content marketing yang tepat . Salah satunya adalah memperkenalkan merek Anda. Namun, individu yang Anda targetkan pemasaran perlu didekati dengan cara yang halus. Hal ini dilakukan dengan mendiskusikan masalah yang mereka miliki.

Misalnya, bisnis Anda bergerak di bidang pengadaan peralatan kantor. Dengan demikian, pelanggan Anda adalah orang-orang di divisi persediaan perusahaan. Melalui artikel blog, Anda bisa mengulas berbagai ide desain interior kantor atau teknik e-procurement. Jangan lupa, Anda juga mengaitkan konten blog dengan layanan dan produk yang disediakan bisnis Anda.

Pemasaran konten tidak akan meningkatkan penjualan online Anda secara langsung. Namun, strategi bisnis online ini dapat meningkatkan lalu lintas situs web dan mengubah pengunjung menjadi pelanggan. Hal ini sejalan dengan prinsip inbound marketing .

4. Terapkan SEO di situs web Anda

Mungkin sebagian dari Anda sudah memiliki website dan menerapkan content marketing. Jika iya, Anda perlu melengkapi strategi bisnis online Anda dengan Search Engine Optimization atau SEO . Namun, apa sebenarnya arti istilah ini?

Search Engine Optimization adalah upaya optimasi agar website Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian online — atau lebih baik lagi, menempati urutan pertama.

Alasan utama seseorang menerapkan SEO adalah untuk meningkatkan publisitas situs mereka di hasil pencarian. Ini karena 81 persen konsumen menggunakan mesin pencari untuk menemukan produk atau layanan yang mereka butuhkan.

Calon pelanggan cukup memasukkan nama bisnis Anda ke dalam search bar Google, lalu dengan mudah menemukan alamat website mereka. Namun, ini hanya mungkin jika prospek mengetahuinya. Jika tidak, website Anda akan sulit ditemukan di hasil pencarian. Itu sebabnya Anda perlu melakukan SEO.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan dalam optimasi mesin pencari? Ada banyak faktor yang mempengaruhi optimasi website, sehingga SEO terbagi menjadi dua jenis yaitu on-page dan off-page.

SEO on-page mencakup struktur konten suatu halaman, kualitas informasi yang terkandung di dalamnya, dan persentase penggunaan kata kunci pencarian yang relevan. Di sisi lain, SEO off-page dipengaruhi oleh backlink , deskripsi meta, struktur URL , dan masih banyak lagi.

5. Promosikan Bisnis Anda di Media Sosial

Media sosial memiliki peran yang tidak kalah besar dari website dan blog. Melaluinya, Anda dapat memperkenalkan bisnis Anda kepada publik dan menarik perhatian mereka untuk menjadi pelanggan.

Kedengarannya mirip dengan konsep pemasaran konten, bukan? Namun, pemasaran melalui media sosial sedikit berbeda dari segi implementasi dan fungsinya.

Sementara platform media sosial memungkinkan konten tertulis dan visual, masing-masing memiliki keterbatasannya sendiri. Di Twitter, misalnya, postingan dibatasi hingga 280 karakter — berbeda dengan blog, yang memberikan kebebasan penuh kepada pemiliknya.

Oleh karena itu, Anda perlu menyesuaikan format konten dengan platform yang Anda gunakan. Plus, tidak semua situs media sosial tepat untuk memasarkan bisnis Anda. Pasalnya, mungkin lebih banyak audiens Anda yang cenderung menggunakan platform A daripada platform B.

Untuk menentukan situs media sosial yang cocok, Anda bisa mempraktekkan metode Bullseye yang dicetuskan oleh Gabriel Weinberg. Pada dasarnya, cara ini mengajak Anda untuk memilih tiga media sosial yang paling potensial dan menjalankan ide pemasaran di dalamnya. Dengan demikian, Anda bisa melihat platform mana yang paling banyak mendapat respon dari audiens.

Selain itu, fungsi social media marketing tidak seperti content marketing. Dengan blog, misalnya, Anda mendekati pelanggan dan memperkenalkan bisnis Anda melalui konten yang informatif. Namun, tidak ada fleksibilitas untuk berinteraksi dengan pembeli potensial.

Di sisi lain, media sosial tidak cocok untuk posting panjang. Namun fasilitas yang tersedia memungkinkan adanya kedekatan antara pemilik usaha dengan konsumen. Dengan demikian, pemasaran media sosial dapat digunakan untuk melengkapi strategi pemasaran konten.

6. Manfaatkan Pemasaran Email

Anda melihatnya tepat saat membaca judul bagian ini. Meskipun orang lebih cenderung berkomunikasi melalui media sosial saat ini, email masih menjadi alat yang relevan untuk pemasaran bisnis. McKinsey & Company mengatakan bahwa pemasaran email 40 kali lebih efektif daripada Facebook dan Twitter dalam mendapatkan pelanggan baru.

Tidak hanya itu, email marketing merupakan metode pemasaran yang tidak membutuhkan modal besar, sehingga bisnis baru bisa menerapkannya. Alasannya karena ROI atau pengembalian modal yang Anda terima 4400 persen lebih besar dari jumlah yang dikeluarkan untuk upaya pemasaran ini.

Untuk memulai pemasaran email, Anda perlu membuat daftar email pelanggan potensial atau daftar email. Tentu saja tanpa memaksa mereka untuk memberikannya.

Caranya adalah dengan menampilkan form call to action (CTA) di website perusahaan yang bisa diisi dengan alamat email. Formulir ini tidak perlu terlihat mewah, tetapi dapat menarik perhatian pengunjung situs Anda.

Namun, tidak semua orang mau masuk ke daftar email Anda. Oleh karena itu, Anda dapat menawarkan informasi yang dia butuhkan, misalnya dalam bentuk buletin atau ebook gratis .

Selanjutnya, Anda perlu melakukan segmentasi calon pelanggan saat daftar email sudah terisi banyak. Cara ini dilakukan agar konten email marketing Anda relevan dengan setiap jenis calon pelanggan.

7. Buat Program Afiliasi

Memasarkan bisnis itu sulit. Apalagi jika perusahaan Anda baru saja dimulai dan kurang publisitas. Oleh karena itu, mungkin Anda perlu mengajak konsumen untuk menjadi agen pemasaran. Apa itu mungkin? Tentu saja. Caranya dengan menjalankan program afiliasi.

Faktanya, afiliasi adalah strategi bisnis di mana Anda memberikan tautan rujukan produk kepada orang-orang yang bergabung dengan program afiliasi Anda.

Namun, tidak sembarang orang bisa mengikuti program afiliasi. Karena ruang lingkup bisnis Anda termasuk dunia maya, anggota program afiliasi harus memiliki situs web atau blog dan konten untuk menempatkan tautan rujukan.

Selain itu, orang yang mengikuti program harus memiliki pengetahuan tentang produk Anda dan industri terkait.

Lalu, bagaimana cara kerja affiliate marketing? Setiap kali seseorang membeli produk Anda melalui tautan rujukan, anggota program afiliasi yang memasangnya akan mendapat komisi.

Misal, komisi yang didapat member program afiliasi Niagahoster adalah 70 persen dari penjualan hosting.

Dengan kata lain, baik bisnis Anda maupun anggota program afiliasi sama-sama diuntungkan — begitu juga dengan publisitas perusahaan Anda.

Namun, Anda mungkin merasa tidak yakin dengan efisiensi pemasaran afiliasi. Bahkan, sebuah studi Business Insider yang diterbitkan pada 2016 menyebutkan bahwa 15 persen pendapatan industri media digital berasal dari teknik pemasaran ini.

Selain itu, 81 persen merek telah melakukannya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda ingin mencoba pendekatan ini.

8. Adakan Lucky Draw atau Giveaway

Siapa yang tidak suka produk gratis? Apalagi jika produk tersebut sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Mentalitas inilah yang menyebabkan giveaway jarang dilakukan, baik secara online maupun offline.

Giveaway tidak memberi Anda penghasilan. Namun, seperti pemasaran konten, strategi bisnis ini akan memperkenalkan merek Anda ke khalayak luas dan menciptakan kesan pertama yang hebat.

Bagi Anda yang ingin mengadakan undian berhadiah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, Anda harus proaktif dalam penerapannya. Tidak cukup jika Anda mengadakan giveaway di website bisnis Anda tanpa mempromosikannya.

Misalnya, Niagahoster mempromosikan domain dan hosting dengan menawarkan promo khusus untuk hosting & domain .

Untuk itu, Anda bisa menggunakan berbagai platform media sosial yang ada. Plus, Anda dapat meminta pengguna media sosial lain untuk membagikan informasi tersebut.

Kedua, orang harus tertarik dengan penawaran yang Anda buat. Jika tidak, tingkat keberhasilan giveaway akan menyusut.

Untungnya, Anda tidak perlu mempelajari psikologi untuk menciptakan urgensi dalam target giveaway Anda. Hanya dengan menambahkan penghitung waktu mundur ke pengundian, jumlah peserta dapat bertambah.

Ketiga, event giveaway juga bisa berfungsi sebagai momen untuk memperkaya daftar email. Bagaimana caranya? Yang harus Anda lakukan adalah menentukan bahwa peserta harus mendaftar menggunakan alamat email. Kemudian, Anda juga bisa meminta peserta untuk membagikan link halaman giveaway melalui media sosial.

Mungkin penjelasan di atas terdengar rumit untuk dilakukan. Padahal, Anda bisa mendesain undian Anda sendiri dengan alat online seperti KingSumo . Menariknya, Anda dapat menggunakannya secara gratis, meskipun alat tersebut memiliki versi berbayar juga.

Manfaat Strategi Bisnis

Membuat strategi bisnis yang baik akan memberikan keuntungan bagi bisnis Anda, yaitu:

1. Sebagai pedoman dalam membangun usaha

Strategi bisnis membantu Anda untuk mengetahui arah perkembangan bisnis. Sebab, strategi bisnis selalu berorientasi ke depan. Meskipun dalam praktiknya dilakukan dengan langkah-langkah spesifik jangka pendek terkait.

2. Mengetahui Tingkat Kesuksesan

Anda bisa mengetahui tingkat keberhasilan dari langkah bisnis yang Anda lakukan. Misalnya, jika trafik pengunjung toko online Anda meningkat 5%, namun target Anda 10%, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap strategi yang telah diterapkan.

3. Menangkan Persaingan

Dengan mengetahui data internal perusahaan dan pasar, Anda akan dapat menjual produk Anda dengan lebih efektif. Jika pesaing Anda belum menerapkan strategi bisnis yang baik, Anda dapat memenangkan persaingan dengan lebih mudah.

Jenis Strategi Bisnis

Berdasarkan kebutuhannya, jenis strategi bisnis dibagi menjadi tiga. Apakah mereka? Mari simak penjelasannya.

1. Strategi Harga Terbaik

Jenis strategi bisnis pertama adalah Strategi Harga Terbaik. Dengan strategi ini, perusahaan memberikan harga serendah mungkin dibandingkan penawaran pesaing.

Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan persaingan antara Grab dan Gojek . Kedua perusahaan ini kerap melakukan perang harga dengan memberikan penawaran atau promo yang menggiurkan.

Dengan menggunakan strategi ini, perusahaan dengan mudah menarik banyak pelanggan baru. Namun, loyalitas itu dibangun di atas harga. Jadi, jangan heran jika pelanggan hanya menjadi tamu sementara. Jika pesaing menawarkan harga yang lebih rendah, mereka akan menyingkir.

2. Strategi Diferensiasi

Selanjutnya, ada Strategi Diferensiasi. Fokus dari strategi ini adalah keunikan produk. Bisa dari segi fungsi, fitur, atau manfaat tambahan lainnya. Dengan kata lain, pelanggan akan mendapatkan sesuatu yang tidak dimiliki pesaing.

Berlawanan dengan Strategi Harga Terbaik, perusahaan tidak segan-segan menetapkan harga tinggi untuk produknya. Apple iPhone X, misalnya. Meski dibandrol dengan harga 14 juta rupiah ke atas, nyatanya produk ini ludes hanya dalam waktu 10 menit saja .

Namun, produk yang menggunakan Strategi Diferensiasi tidak hanya mahal. Mereka menawarkan fitur premium yang tidak dimiliki produk lain. Oleh karena itu, orang yang menggunakan produk ini akan merasa lebih bergengsi.

3. Strategi Fokus

Seperti namanya, Strategi Fokus secara sempit menargetkan pangsa pasar tertentu. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari audiens target.

Pastinya Anda sudah sering menemukan produk Coca Cola Zero Sugar ini di mini market kesayangan Anda. Nah, produk ini adalah contoh penerapan Strategi Fokus. Bagi yang menghindari konsumsi gula, tentunya Coca Cola Zero Sugar bisa menjadi minuman alternatif terbaik.

Nah, strategi bisnis jenis ini juga berlaku pada produk manufaktur seperti gadget atau mobil. Misalnya, pabrikan mobil Chrysler menyediakan mobil reguler dan mobil untuk orang berkebutuhan khusus.

Contoh Strategi Bisnis yang Sukses

Berikut beberapa contoh strategi bisnis sukses yang dapat menginspirasi Anda:

1. HubSpot – Strategi Pemasaran Konten

Hubspot adalah perusahaan yang membuat platform untuk pemasaran konten. Tujuannya untuk mempromosikan produk dengan berbagai artikel yang relevan dan bermanfaat.

Sebelum melakukan proses pembelian, seorang konsumen akan melalui tahapan yang disebut dengan customer journey . HubSpot menerapkan strategi konten yang mampu menjawab semua pertanyaan konsumen sesuai tahapan pembelian (customer journey).

Alih-alih menggunakan iklan yang “mengganggu” aktivitas online pengguna internet, konten yang bermanfaat menghasilkan umpan balik positif untuk bisnis.

Faktanya, strategi ini telah menghasilkan pendapatan Hubspot hingga $2 miliar .

2. Sahabat Sayuran – Strategi Bisnis Social Media Marketing

Contoh strategi bisnis lainnya adalah Sahabat Nabati . Perusahaan makanan ringan ini menggunakan Twitter untuk mempromosikan produknya. Tujuannya adalah untuk menjangkau khalayak yang lebih luas dan meningkatkan kesadaran merek kepada target pasar profesional muda.

Dengan strategi tersebut, Sahabat Nabati mampu meningkatkan followers yang tertarik dengan produknya. Kenaikannya cukup signifikan, yakni 42% .

3. HydroFlask – Strategi Bisnis Giveaway

Hydro Flask memilih menggunakan strategi giveaway untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen. Menggunakan Instagram , program giveaway mereka berhasil mendapatkan 200 ribu pengikut.

Hydro Flask sedang mengadakan kontes yang mengajak followersnya untuk komen dan tag 2 teman lainnya untuk mendapatkan tumbler . Hasilnya, mereka mendapatkan tidak kurang dari 12.500 suka pada satu postingan itu!

Tentu strategi bisnis untuk mendapatkan engagement yang sukses, bukan?

Kembangkan Bisnis Anda dengan Strategi Bisnis yang Tepat!

Persaingan bisnis di internet tidak semudah di dunia nyata. Merek Anda harus diwakili oleh keberadaan online yang dikenal oleh banyak orang agar dapat berkembang.

Agar bisnis online Anda semakin dikenal , Anda harus menerapkan delapan strategi bisnis yang telah dibahas sebelumnya, yaitu:

  • Pastikan desain website Anda menarik
  • Daftarkan Bisnis Anda dengan Google Bisnisku
  • Gunakan Pemasaran Konten
  • Terapkan SEO di situs web Anda
  • Promosikan Bisnis Anda di Media Sosial
  • Manfaatkan Pemasaran Email
  • Buat Program Afiliasi
  • Adakan Lucky Draw atau Giveaway

Selain menerapkan strategi tersebut, ada baiknya Anda memperdalam pengetahuan tentang bisnis online. Kabar baiknya , Anda tidak perlu sibuk mengikuti berbagai macam webinar atau membeli kursus online. Tips bisnis online telah kami rangkum dalam sebuah ebook yang bisa Anda download secara gratis. Klik banner di bawah untuk mendapatkannya sekarang!